kurang lebih selama lebih dari 4 bulan saya tidak menulis. Lega rasanya akhirnya bisa nulis di blog ini...






sedikit berbicara mengenai konsistensi, tidak mudah memang, apalagi bagi seseorang yg baru belajar menulis seperti saya. Keringnya ide, keengganan untuk menulis, sibuk dan banyak kegiatan selalu dijadikan kambing hitam oleh saya.
menulis memang bukan perkara instan, setidaknya hal itu terbukti dari pengalaman saya. Menulis merupakan sebuah proses terus menerus yang selalu kita asah disetiap tulisan kita. Yang kadang membutuhkan studi dulu atau bahkan asal ngomong seperti saya ini. Menulis mengajak kita untuk selalu berpikir dan peka terhadap lingkungan sekitar. Mengembangkan ide dan imajinasi sang penulis.
namun tidak menulis selama 4 bulan menurut saya terlalu berlebihan. Inilah kadang yang selalu membelenggu saya, inkonsistensi ide dan kreatifitas. Semoga saya tidak meninggal blog ini lagi dan bisa selalu dapat "wangsit" untuk menulis...
salam..!
Opening
Labels: nulis aja
facebook mania??

Facebook, sebuah situs yang diluncurkan oleh Mark Zuckerberg pada 4 Januari 2004 ini memang sudah mendunia. TIdak hanya sebagai situ jejaring sosial namun juga sebagai sarana usaha, mencari kerja bahkan untuk urusan kampanye seseorang atau golongan tertentu.
Pengguna situs ini pun beragam, dari orang tua, anak kecil, selebritis hingga politisi. Hampir setiap hari ribuan orang mengkases situs yang satu ini diseluruh dunia. Bahkan jika dibanding pendahulunya, yaitu friendster maka facebook boleh dibilang lebih populer dan banyak diakses oleh orang. Berikut ini adalah perbandingan antara friendster dengan facebook :
Pengguna dari Indonesia pun tidak mau kalah, setelah sempat booming dengan friendster maka sekarang giliran facebook. Situs ini mewabah di Indonesia, tua muda besar kecil pun memakai situs ini. Selain karena lebih menarik juga karena lebih ringan dibanding situs pendahulunya. Pengguna di Indonesia masuk top 10 dari jajaran pengakses situs ini.
traffic dari situs yg satu ini di Indonesia pun termauk cukup besar menempati urutan ke empat, dari berbagi situs yg sering diakses di Indonesia.
sekarang ini hampir setiap hari rasanya setiap orang yang memiliki akses internet membuka facebook, atau biasa disebut dengan facebook-ing termasuk saya dan teman-teman saya. Saya pun juga menemukan artikel di kompas tentang 10 tanda kecanduan facebook, yaitu
- Facebook telah menjadi homepage internet di komputer atau laptop Anda. (kalau yang ini saya tidak)
- Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman. (yang ini tidak juga)
- Daftar teman Anda sudah melebihi angka 500 orang dan setengahnya hampir tidak dikenal. (daftar teman saya memang lebih dari 500, tapi sekitar 80 persen lebih saya kenal)
- Bila sedang jauh dari komputer, Anda mencek facebook melalui BlackBerry, iPhone, atau ponsel pintar lainnya (ga segitunya juga)
- Rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari, meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.(tidak juga)
- Anda mengubah profile foto lebih dari 12 kali.(tidak, foto profile aj cuman punya dua)
- Anda membaca artikel ini sambil mencek facebook.(tidak)
- Anda membersihkan "wall" agar terlihat sudah lama tidak masuk ke fb. (buat apa coba??)
- Anda menjadi anggota lebih dari 10 grup dan merespons setiap undangan meski sebenarnya tak berminat.(saya memang menajdi anggota bnyk grup, cuman saya selalu memilah grup mana yang akan saya ikuti)
- Anda mengubah status hubungan hanya untuk meningkatkan popularitas di facebook. (ga pernah, pgnnya berubah statusnya cuman kok engga keturutan terus)
tetapi memang situs-situs yang seperti ini yang mengakibatkan produktivitas kerja seseorang berkurang. Bahkan menurut studi di Inggris dan Australia menyebutkan bahwa adanya keterkaitan antara facebook dengan angka perceraian disana.(kok bisa itu lho..??)
segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik, tergantung dari diri kita sendiri untuk mengontrolnya. Pesan buat temen kampus, jgn keseringan maen pet society lho ya,hehe...
nah apakah anda termasuk pecandu facebook??
Labels: nulis aja
Semarang kaline banjir..
hujan lebat yang melanda kota Semarang selama kurang lebih dua hari dari Sabtu(7 Februari 20009) hingga Minggu kemarin(8 Februari 2009) mengakibatkan kota saya yang satu ini lumpuh jalur darat maupun udara. Genangan air di kota lama membuat stasiun Tawang berhenti beroperasi, air dimana-mana. Bandar udara Ahmad Yani pun tak dapat digunakan, pantura pun putus. Banjir memang sudah mengakrabi kota ini sejak jaman dahulu kala, antisipasi dari pemerintah pun menjadi tanda tanya buat saya, terlepas dari faktor alam itu sendiri.
Semarang kaline banjir, jo sumelang yen dipikir....Sepenggal lagu lantunan waljinah yang sering terdengar sejak dulu. Ya, semarang sebuah kota di pantai pesisir utara pulau jawa sejak jaman penjajahan dulu memang sudah terkenal bajirnya. Saya pun juga sudah sering dengan keadaan yg satu ini. Jadi singkat cerita rencananya kemarin minggu ini saya rencana balik ke Surabaya naek kereta, tapi karena stasiun tawang banjir,kereta delay akhrnya saya cancel, untuk membatalkan tiket tersebut saya harus kestasiun, alhasil saya dan bapak saya naek becak ke stasiun...uda lama jg ga naek becak bareng bapak..
beberapa foto pada saat naik becak ke stasiun tawang, maap gambarnya burem soalnya cuma pake kamera hape seadanya...
Stasiun Tawang
.jpg)
di dalam stasiun
.jpg)
.jpg)
Kantor pos besar kota Semarang
.jpg)
Polder Tawang
.jpg)
Itulah sedikit gambar yang sempat-sempatnya saya ambil pada saat hujan dan banjir kemaren, kurang kerjaan memang...
dan ini gambar Semarang pada saat jaman belanda dahulu, tetap dengan banjirnya..

ayo kapan ini banjir bisa ditanggulangi, kalo gini terus bisa ilang Semarang..
Labels: macem-macem , nulis aja
permen..??!

Postingan di tahun yang baru...!
Tengah bulan tiba, stok kebutuhan sehari-hari di kos pun sudah mulai habis, akhirnya saya memutuskan untuk membeli lagi kerperluan saya di sebuah swalayan di dekat kampus. Setelah beberapa saat memilih-milih barang belanjaan, saya pun membayar barang-barang tersebut di kasir. Tak berapa lama setelah menghitung jumlah yang harus saya bayar, si penjaga kasir memberikan uang kembalian saya bayarkan plus bonus sebuah permen. Saya pun berlalu dari swalayan tersebut menuku kos saya.
Dalam perjalanan sambil menikmati permen yang tadi saya dapat dari kasir, tiba- tiba kepikiran sesuatu. Perasaan setiap saya membeli sesuatu dan kembaliannya sertaus,dua ratus ataupun tiga ratus rupiah, seringkali ditukar dengan permen. Dan permen inipun biasanya memang sudah disediakan di mesin kasir tersebut, berarti memang hal seperti ini sering terjadi dan dibiasakan.
Setelah sampai di kos, saya pun iseng mencari-cari artikel seputar hal ini di internet, dan ternyata banyak juga yang mengalami hal serupa. "Kita kan bayarnya pakai uang, bukan permen..!!", kurang lebih seperti itu penggalaman kalimat di salah satu artikel tersebut. Kekesalan ibu ini pun sudah dilaporkan ke pihak customer service dan dimasukkan kedalam surat pembaca, namun tidak ada tanggapan yang berarti. Sudah menjadi kebiasaan ternyata di beberapa swalayan di negeri ini, menjadikan permen sebagai alat tukar seperti jaman dulu saja.
Apa iya pihak swalayan/toko tersebut tidak bisa menyediakan uang receh untuk kembalian?Bukannya apa-apa, namun kok seperti sudah menjadi kebiasaan bahwa kembalian yang tidak terlalu banyak, bisa diganti dengan permen?sejak kapan permen menjadi alat tukar di negeri ini?Kalau memang iya, besok-besok saya akan mengumpulkan permen tersebut dan membawanya ke swalayan ketika saya akan membeli barang-barang saya,hehe..
Labels: my opinion , nulis aja
Pak BeYe
Beberapa waktu yang lalu ada sebuah berita yang menyebutkan bahwa pak Presiden kita, pak BeYe memperdengarkan lagu ciptaanya yng kalau tidak salah berjudul “Budi Temanku” di hadapan sekitar 4.500 penyuluh pertanian di kebun raya cibodas, cianjur, jawa barat, minggu (30/11). lagu itu bertutur tentang teman pak beye yang urung datang ke kota dan memilih menjadi petani dan ternyata bisa hidup sukses serta sejahtera. budi ini mungkin tokoh rekaan belaka karena sulit menemukan petani yang hidup sukses dan sejahtera di desa-desa di indonesia.
Memang boleh dibilang termasuk berita lawas, tetapi setelah diamati pak BeYe ini termasuk aktif mencipta lagu dan menyanyi pula. Jadi teringat pada saat dulu pak BeYe menyanyikan lagu “Pelangi di Matamu” milik grup musik Jamrud pada salah satu pagelaran acara di televisi. Sejak awal sebelum beliau terpilih sebagai presiden memang sudah hobi bernyanyi, terlepas dari apakah pada saat tersebut merupakan sarana kampanye beliau atau tidak. Namun nyatanya hingga saat ini pun presiden kita yang satu ini tetap gemar bernyanyi.
Karena memang sudah hobi pak BeYe untuk mencipta lagu dan bernyanyi maka tidak heran pada tahun 2007 yang lalu beliau mengeluarkan sebuah album yang berjudul “Rinduku Padamu” yang berisikan Sembilan lagu. Sembilan buah lagu dalam album bersampul biru itu yaitu rinduku padamu, kasih akupun rindu, mentari bersinar, kawan, dendang di malam purnama, mengarungi keberkahan tuhan, hening, kuasa tuhan, dan selamat berjuang. Di tengah kesibukannya sebagai presiden, beliau masih sempet mengeluarkan sebuah album. Salutt…semoga hal ini tidak mempengaruhi kinerja beliau sebagaii presiden.
Satu album mungkin dirasa kurang oleh beliau, maka pada tahun 2008 ini beliau mengeluarkan sebuah album lagi dengan judul “Majulah Negeriku” yang berisi sebelas lagu di mana lima di antaranya lagu baru yaitu: ku yakin sampai di sana, untukmu anak manis, gotong royong mbangun negoro, dan majulah negeriku. lagu rinduku padamu di album kedua ini dialihbahasakan ke bahasa inggris menjadi longing my love.
Album pak BeYe mungkin tidak sepopuler album grup band ungu, dmassiv ataupun yang lainnya. Tapi ketika anda berada di istana, lagu-lagu beliau sering diputar bahkan dinyanyikan oleh berbagai macam artis penyanyi, termasuk elfa’s singer yang namanya sudah tidak asing lagi ditelinga kita.
Pak BeYe selain mengeluarkan album juga mengeluarkan lagu tematis(single). Untuk menyambut peringatan 100 tahun kebangkitan nasional yang lalu pak BeYe juga mencipta lagu yang berjudul “Lorong Berujung”. grup musik kangen band didaulat untuk menyanyikan lagu sendu tersebut. Lagu yang berisi ajakan bersatu dalam segala kondisi, ditengah transisi yang panjang, ada harapan di ujung lorong.
Saat Indonesia menjadi tuan rumah UNFCCC, sebuah konferensi internasional yang membahas perubahan iklim global di Bali, pak BeYe juga menyumbangkan lagu dalam album khusus berjudul save our planet. Lagu yang diharapkan menjadi lagu tema UNFCCC itu dinyanyikan oleh elfa’s singer.
Ditengah kesibukan beliau yang luar biasa, pelarian beliau jika sedang penat kalau boleh saya bilang cukup positif. Seperti penuturan beliau kepada wartawati pada akhir tahun 2007, pak BeYe mengemukakan, bernyanyi dan mencipta lagu adalah satu-satunya pelariannya. karena itu, makin menekan rutinitas dengan pelik dan ruwetnya permasalahan yang dibawanya, makin kerap pelarian itu dicari. akibatnya, makin banyak pula lagu yang diciptakan pak BeYe.
Sampai sekarang pak BeYe sudah menciptakan lebih dari 20 judul lagu dalam 2 tahun. Hal yang mungkin bisa membuat musisipun terheran-heran karena banyaknya lagu yang beliau ciptakan. Pak BeYe juga seorang manusia biasa seperti kita pada umumnya yang dikala penat atau jenuh membutuhkan sebuah pelarian untuk menyegarkan kembali pemikiran kita. Asalkan hal tersebut positif dan tidak menggangu tugas utama sebagai seorang presiden, tidak masalah menurut saya. Mungkin dikala pensiun nanti beliau memutuskan jadi seorang penyanyi atau penyair dan bias kita lihat lagu dan video klipnya di televisi nanti..…
*diolah dari berbagai macam sumber
NB: saya bukan simpatisan pak BeYe lho ya..…
Labels: macem-macem , nulis aja
Sekedar asal ngomong.....
Lama sekali saya tidak membuat sebuah tulisan. Kali inipun hanya sebuah tulisan singkat yang entah isinya seperti apa. Sekedar ungkapan rasa penat dan jengah melihat maraknya berita yang “nyeleneh” dan itu-itu saja.
Ngomong lagi masalah pemuda. 80 tahun Sumpah Pemuda ternyata dimaknai secara “beda” oleh para pemuda di negeri ini. Setidaknya hal tersebut tergambar dari kejadian baru-baru ini. Sejumlah siswa yang harusnya belajar menuntut ilmu nyata-nyatanya malah terlibat aksi tawuran. Baku hantam menjadi hal yang biasa di kalangan pelajar negeri ini. Terkadang hanya untuk masalah sepele pun diselesaikan dengan kepalan tangan dan lemaparan batu. Inikah gambaran generasi penerus bangsa selanjutnya?
Tidak hanya berhenti di pelajar sma saja yang biasanya kerap melakukan tawuran, kejadian inipun merembet ke adek kelasnya, pelajar smp pun tak mau kalah dengan kakak kelasnya untuk ribut unjuk kebolehan. Terkadang tidak hanya bermodal kepalan tangan, tongkat, samurai atau yang lain pun terkadang dibawa.
Mungkin karena sudah bosan ribut dan saling baku hantam, para generasi muda pun sekarang melakukan hal lain yang semakin canggih dengan membuat video rekaman hal-hal yang tidak semestinya dilakukan. Hanya untuk sekedar senang-senang ataupun pamer kepada teman-temannya. Pelajar smp, sma maupun mahasiswa kerap kali kedapatan melakukan hal ini. Tidak terkecuali ditempat saya terkena imbas era globalisasi ini. Kadang-kadang malah seperti kebebasan yang kelewat batas.
Kok bisa seperti itu ya?
Lalu apa yang harus kita lakukan..?
Tidak ada salahnya kita berpikir sejenak dan mencoba introspeksi diri sambil mencari solusi…..
Labels: nulis aja
Sumpah Pemuda dan Mahasiswa
Pemuda dalam siklus hidup seorang manusia merupakan sebuah masa dimana seseorang mengeksplorasi dirinya. Semangat yang menggebu-gebu dan tekad yang membara identik dengan seorang pemuda. Itulah gambaran seorang pemuda. Sebagai aktor sosial perubahan, pemuda bukan saja menyandang status sebagai pemimpin masa depan, tetapi juga sebagai tulang punggung bangsa dalam mengisi pembangunan.
Jika berbicara mengenai pemuda, tentu erat kaitannya dengan perkembangan sejarah bangsa
Sedikit menengok sejarah, terjadinya Sumpah Pemuda pada waktu itupun tercipta melalui sejarah yang panjang pula. Atas inisiatif dari PPI(Perhimpunan Pelajar Indonesia) yang beranggotakan pelajar-pelajar dari seluruh Indonesia, diselenggarakanlah rapat akbar para pemuda yang dihadiri oleh wakil-wakil organisasi pemuda, seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, dan masih banyak lagi. Rapat tersebut akhirnya mencetuskan tiga butir poin penting,yaitu
· PERTAMA. Kami Poetera dan Poeteri
· KEDOEA. Kami Poetera dan Poeteri
· KETIGA. Kami Poetera dan Poeteri
Tiga poin penting itulah yang menjadi isi Sumpah Pemuda. Pemuda saat itu yang mungkin sekarang lazim disebut sebagai mahasiswa memberikan sejarah baru bagi pergerakan di
Tuanya umur tidak selalu berbanding lurus dengan semangat yang ditunjukkan oleh para pemudanya. Semangat persatuan yang dulu diusung sedikit banyak sudah terkikis saat ini, ambil contoh kasus tawuran antar mahasiswa beberapa waktu yang lalu. Sesama mahasiswa yang seharusnya memiliki intelektualitas tinggi ternyata saling
Keadaan yang berbeda ketika melihat wajah sebagian pemuda yang lain. Medali dan penghargaan kelas Internasional berhasil diraih, demi mengharumkan nama bangsa. Sebuah prestasi yang tidak boleh dipandang sebelah mata tentunya. Berbagai macam karya aplikatif berhasil ditemukan untuk digunakan bersama. Bangga diri ini jika bisa berbuat sesuatu untuk negeri.
Sebuah pertanyaan muncul, mau kemanakah kita? Seorang pemuda dan mahasiswa tentunya. Ingin terus terlena dalam indahnya dunia ataukah membuka mata kita akan kenyataan yang ada di negeri ini? Jawabannya kembali ke masing-masing pribadi anda, diam atau beraksi untuk negeri ini apapun bentuknya. Berlomba-lomba mencatatkan nama dalam sejarah emas bangsa
Musuh kita saat ini bukanlah bule-bule pada zaman penjajahan dahulu kala, akan tetapi sifat negatif dari diri kita sendiri yang tatkala keluar bisa membuyarkan impian kita. Selamat hari Sumpah Pemuda yang ke 80, semoga ini bukan seremonia romantisme sejarah saja karena tahun ini pula dihelatperingatan 100 tahun Kebangkitan Nasional, mari kita aktualisasikan semangat dan jiwa Sumpah Pemuda untuk membangun bangsa ini menjadi bangsa yang unggul dan maju, mampu berdiri kokoh di atas pentas dunia.
Salam Sumpah Pemuda ..!!Maju terus
*photo by : boobeeh@deviantart.com
Labels: my opinion , nulis aja


