MERDEKA…..!!!

Minggu pagi yang lalu jurusan saya akhirnya mengadakan sebuah peringatan kemerdekaan yg agak lain dari biasanya. Akhirnya didakan juga peringatan kemerdekaan meskipun boleh dibilang sederhana, upacara yang hanya menggunakan tiang bamboo sebagai tiang bendera,namun mudah-mudahan tidak mengurangi arti peringatan itu sendiri.

Sejenak kita diajak untuk mengenang jasa pahlawan dan arti penting sebuah kemerdekaan bagi bangsa ini. Mengenal kembali apa yang dahulu sudah dicita-citakan oleh para pahlawan yang telah tiada namun sampai saat ini masih merupakan sebuah tanda tanya.

Upacara yang berlangsung cukup singkat tersebut diikuti dengan acara lomba yang telah disiapkan sebelumnya. Lomba ini diikuti dengan antusias oleh semua peserta upacara. Menikmati upacara dan lomba kemerdekaan yang sebelumnya jarang kita ikuti entah karena malu atau malas mengikuti, memberikan semangat baru setidaknya bagi para pesertanya.

Untuk kesekian kalinya mahasiswa berkumpul bersama namun dalam suasana yang berbeda dari biasanya. Tawa canda dan senyum menghiasai ran gkaian acara tersebut. Keakraban setiap angkatan setidaknya dapat dilihat dari momen ini. Jarang memang kita berkumpul bersama untuk melakukan kegiatan bersama. Kadang rasa kebersamaan inilah yang kurang terasa pada saat kita melakukan rutinitas sehari-hari, larut dalam buaian tugas dan praktikum yang memang membuat penat pikiran.

Kemerdekaan bisa jadi mempunya arti berbeda bagi mereka yang memperingatinya bahkan ada yang menganggapnya biasa saja. Peringatan kemerdekaan di kampus ini mudah-mudahan bisa menjadi semangat baru bagi para pesertanya untuk lebih banyak berkarya bagi bangsa. Ini semua mudah-mudahan tidak hanya momen euforia yang menjadikannya lupa diri akan persoalan bangsa.

Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 63, 100 tahun kebangkitan nasional dan 80 tahun Sumpah Pemuda tentunya menjadikan tahun ini sebagai tahun yang istimewa. Sudah saatnya bagi setiap insan di bumi pertiwi ini dengan kepala tegak mampu menatap dunia tanpa rasa kecil diri. Mengisi kemerdekaan dengan berbagai macam kontribusi baik besar maupun kecil,sesuai dengan kemampuan diri. Alangkah indahnya negriku ini….


JAYALAH INDONESIAKU..!!!

Merah Putih Kampusku



bulan Agustus ini memang bukan bulan yang biasa.dibulan inilah bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya kurang lebih 63 taun yang lalu. Sebuah umur yang tidak lagi muda bagi sebuah bangsa.

memperingati bulan yang boleh dibilang spesial ini,kampusku pun mulai menata diri.Sebuah peringatan kemerdekaan yang datangnya setahun sekali ini tentunya harus dilewati dengan sesuatu yang lebih dari hari-hari biasanya. Semangat kemerdekaan pun merambah di pinggiran jalan dan gedung-gedung kampus.Merah putih dan umbul-umbul tampak bertebaran dimana-mana.

yang mungkin membuat saya penasaran adalah apakah benar semangat kemerdekaan ini ada disetiap penghuni kampus?atau hanya sebatas umbul-umbul yang banyak menghiasi jalanan?

memang tidak ada penilaian yang pasti,namun setidaknya semangat kemerdekaan inilah yang saya rasakan kurang selama saya ada dikampus ini,entah saya yang terlalu kuper atau memang saya yang kurang peka. selama kurang lebih 2 tahun saya jadi mahasiswa dikampus ini saya merasakan ada yang kurang di kampus perjuangan ini entah itu hanya lomba-lomba memperingati kemerdekaan ataupun yang lain.Biasanya pada saat kemerdekaan keadaan kampus sepi,dan jika ada lomba,itupun hanya diikuti oleh sebagian kecil orang saja,itu yang saya lihat di jurusan saya,ngga tau di jurusan lain.

Dari namanya saja,Institut Teknologi Sepuluh Nopember, sudah penuh dengan nilai perjuangan,sayang jika yang ada didalamnya tidak seperti itu.Ya semoga saja ada yang berbeda di tahun ini,mahasiswa yang katanya agen perubahan dll (pfm) agak janggal rasanya jika ada momen seperti ini hanya diam saja
:D


photo dari : naturalphotography@deviantart.com



Kreatifitas




Sebuah kata yang sering kali menjadi problem kebanyakan orang termasuk saya sendiri.tidak jarang kita selalu terpaku terpada hal-hal yang sifatnya tetap, sebuah stagnansi yang mengganggu buat saya.

sulit menemukan ide baru nan cemerlang, gampang memang bagi kebanyakan orang tp tidak sedikit pula yang merasa kesulitan.paling tidak itu gambaran yang dapat saya tangkap disekitar saya termasuk saya sendiri.

entah karena sebuah kultur atau sebuah bawaan dari proses pendidikan kita menyebabkan sulit sekali untuk berfikir kreatif,kreatif disegala bidang.kreatif yang diperlukan setiap orang, sehingga tidak hanya asal jiplak terhadap karya orang lain, kreatif yang dapat memberikan angin segar di kehidupan sekitar kita yang serba penat bin pusing.

yang menjadi tantangan adalah,bagaimana kita menjadi seseorang yang kreatif?

banyak cara yang sudah dikupas oleh orang lain,namun yang pasti dan yang saya tahu yaitu free your mind,bebaskan pikiran dan keluar dari zona nyaman kita.ketika ide gila muncul selalu terbentur,pasti ada sebuah pikiran di otak kita,"ini normal tidak ya?" tidak jarang pemikiran seperti inilah yang justru membatasi pemikiran kita.

yang pasti yakinlah bahwa sebuah kreatifitas itu tidak lahir dengan sendirinya,tidak benar juga bahwa kreatifitas bawaan sejak kita kecil,kreatifitas itu bisa dipelajari dan dilatih. setiap orang bisa menjadi kreatif..

"It is better to be a little bit different than a little bit better"

Cerita Pagi..



Yang namanya uang emng bikin semua orang tergoda,orang yang punya jabatan ataupun orang biasa sekalipun.Susah memang kalo ngomongin yang satu ini
biggrin

Pagi ini akhirnya sepeda motor saya yang beberapa hari terakhir ini nganggur karena shockbreakernya dimaling orang bisa dipakai juga,akhirnya.....

Setelah selesai berkeliling perut saya pun terasa lapar,saatnya makan...
kemudian saya memutuskan untuk mampir di warung yang sudah lama tidak saya kunjungi,sekalian silaturahmi sama yg punya warung.Tidak biasanya hari ini yang jaga warung adalah ibu yang punya warung sendiri. Alhasil saya pun ngobrol dengan ibu tersebut.Ngobrol kesana-kemari sampai akhirnya saya bertanya sesuatu yang membuat penasaran saya dari tadi,kurang lebih seperti ini :


saya : "Bu,mas yang biasa jaga warung disini kemana bu?kok sampe ibu yang jaga?"

ibu yg jaga wrg : "Sudah saya pecat mas..?!dengan tidak terhormat...!"
*kaget saya dengar jawaban ibu ini

saya : "Kok bisa bu?gmn crtanya..?"
*saya penasaran karena saya kebetulan juga lumayan kenal sama orang yg biasa jaga

ibu yg jaga wrg : "Ya karena mereka pada ngambil uang warung yang seharusnya uang itu buat orang lain mas,mau tidak mau ya dipecat..."
*kejadian ini tidak hanya sekali ataupun dua kali dialami oleh ibu ini menurut penuturan beliau sehingga harus gonta-ganti pegawai,padahal kebutuhan para karyawan selalu diperhatikan oleh ibu tersebut..

...........
kurang lebih seperti itu percakapan yang terjadi diantara kami,seketika setelah mendengar perkataan ibu itu saya jadi berpikir sampai seperti itukah yang namanya korupsi di Indonesia?dari pejabat kaya raya sampai rakyat biasa.Korupsi boleh dibilang sudah mengakar di Indonesia.Kapan kita akan berbenah?

Jadi ingat beberapa hari yang lalu saya bertanya mengenai masalah pembuatan proposal ataupun spj dan lpj yang sering terdapat banyak manipulasi seperti dalam pembuatannya,alasan yang dikemukakan teman saya mengapa harus dimanipulasi beragam baik itu karena masalah birokrasi yang berbelit ataupun yang lain, kalo boleh saya simpulkan mungkin mengakali sebuah sistem yang ada.itu termasuk mengajarkan korupsi bukan ya?katakanlah bukan,tapi disini nilai kejujuran yang menurut saya dilanggar.dari awal sudah diajari seperti ini bagaimana nantinya jika saya jadi terbiasa melakukan manipulasi terhadap sesuatu,bisa-bisa jadi calon koruptor saya,apa sekarang sudah y?*jadi inget mbacem waktu ujian...
mrgreen


Indonesia akan jadi seperti apa ya kalo seperti ini terus?ayo kita ngaca bareng-bareng....wink

Proklamasi

Sudah kurang lebih 62 tahun kemerdekaan Indonesia(menuju 63 tahun..wink), tentunya banyak sekali peristiwa menarik yang dialami oleh negara kita ini, salah satunya adalah proses proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia,nah kaya gini kurang lebih proklamasi yang dibacakan oleh Bung Karno ini pada tanggal 17 Agustus 1945...agree5

P R O K L A M A S I

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05

Atas nama bangsa Indonesia.

Soekarno/Hatta
nah naskah proklamasi tadi itu yg menjadi awal lahirnya bangsa Indonesia..razz.Namun ternyata, proklamasi di negeri ini ternyata tidak hanya terjadi satu kali,loh kok bsa??hah

Y tentunya tidak diakui...sengihnampakgigi,karena memang proklamasi tersebut diproklamirkan oleh para separatis/pemberontak..wink

nah ini ni contoh proklamasi laen yang pernah ada di Indonesia...
Proklamasinya NII pada 7 Agustus 1949 :

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah, Maha Pengasih

Ashhadu alla ilaha illallah, wa ashhadu anna Muhammadarrasulullah

Kami, Ummat Islam Bangsa Indonesia

MENYATAKAN :

BERDIRINYA NEGARA ISLAM INDONESIA

Maka Hukum yang berlaku atas Negara Islam Indonesia itu, ialah : HUKUM ISLAM.

Allahu Akbar ! Allahu Akbar ! Allahu Akbar !

Atas nama Ummat Islam Bangsa Indonesia

IMAM NEGARA ISLAM INDONESIA

ttd

S.M. KARTOSOEWIRJO

Madinah - Indonesia,

12 Syawal 1368 / 7 Agustus 1949.


Proklamasi Aceh pada 4 DEsember 1976 :

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

KEPADA BANGSA-BANGSA DI DUNIA,

Kami bangsa Acheh Sumatra, telah melaksanakan hak hak kami untuk menentukan nasib sendiri, dan melaksanakan tugas kami untuk melindungi hak suci kami atas tanah pusaka peninggalan nenek moyang, dengan ini menyatakan diri kami dan negeri kami bebas dan merdeka dari penguasaan dan penjajahan regime asing Jawa di Jakarta.

Tanah air kami Acheh, Sumatera, telah menjadi satu negara yang bebas, merdeka dan berdaulat selama dunia terkembang, Belanda adalah penjajah asing yang pertama datang mencoba menjajah kami ketika ia menyatakan perang kepada negara Acheh yang merdeka dan berdaulat, pada 26 Mart 1873, dan melakukan serangan atas kami pada hari itu juga, dengan dibantu oleh serdadu-serdadu sewaan Jawa, apa kesudahannya serangan Belanda ini sudah tertulis pada halaman muka surat-surat kabar di seluruh dunia, surat kabar London "Times" menulis pada 22 April, 1873:

"Suatu kejadian yang sangat menarik hati sudah diberitakan terjadi di kepulauan Hindia Timur, satu kekuatan besar dari tentara bangsa Eropah sudah dikalahkan dan dipukul mundur oleh tentara anak negeri... tentara negara Acheh, bangsa Acheh sudah mendapat kemenangan yang menentukan. Musuh mereka bukan saja sudah kalah, tetapi dipaksa melarikan diri".

Surat kabar Amerika, "The New York Times" pada 6 Mei 1873, menulis: "Peperangan yang berkubang darah sudah terjadi di Acheh, kerajaan yang memerintah Sumatra Utara, tentara Belanda sudah menyerang negara itu dan kini kita sudah mengetahui kesudahannya, serangan Belanda telah dibalas dengan penyembelihan besar-besaran atas Belanda, jenderal Belanda sudah dibunuh, dan tentaranya melarikan diri dengan kacau balau. Menurut kelihatan, sungguh-sungguh tentara Belanda sudah dihancur leburkan.

Kejadian ini telah menarik perhatian seluruh dunia kepada kerajaan Acheh yang merdeka dan berdaulat lagi kuat itu. Presiden Amerika Serikat, Ulysses S. Grant sengaja mengeluarkan satu pernyataan yang luar biasa menyatakan negaranya mengambil sikap neutral yang adil, yang tidak memihak kepada Belanda atau Acheh, dan ia meminta agar negara-negara lain bersikap sama sebab ia takut perang ini bisa meluas.

Para hari 25 Desember (hari natal), 1873, Belanda menyerang Acheh lagi, untuk kali yang kedua, dengan tentara yang lebih banyak lagi, yang terdiri dari Belanda dan Jawa, dan dengan ini mulailah apa yang dinamakan oleh majalah Amerika "Harper's magazine" sebagai "perang seratus tahun abad ini". Satu perang penjajahan yang paling berlumur darah, dan paling lama dalam sejarah manusia, dimana setengah dari bangsa kami sudah memberikan korban jiwa untuk mempertahankan kemerdekaan kami. Perang kemerdekaan ini sudah diteruskan sampai pecah perang dunia ke-II, delapan orang nenek dari yang menandatangani pernyataan ini sudah gugur sebagai syuhada dalam mempertahankan kemerdekaan kami ini. Semuanya sebagai Wali Negara dan Panglima Tertinggi yang silih berganti dari negara islam Acheh Sumatra.

Tetapi sesudah Perang Dunia ke-II, ketika Hindia Belanda katanya sudah dihapuskan, tanah air kami Acheh Sumatra, tidaklah dikembalikan kepada kami, sebenarnya Hindia Belanda belum pernah dihapuskan. Sebab sesuatu kerajaan tidaklah dihapuskan kalau kesatuan wilayahnya masih tetap dipelihara -sebagai halnya dengan Hindia Belanda, hanya namanya saja yang ditukar dari "Hindia Belanda" menjadi "Indonesia" Jawa, sekarang bangsa Belanda telah digantikan oleh bangsa Jawa sebagai penjajah, bangsa Jawa itu adalah satu bangsa asing dan bangsa seberang lautan kepada kami bangsa Acheh-Sumatera. Kami tidak mempunyai hubungan sejarah, politik, budaya, ekonomi dan geografi (bumi) dengan mereka itu. Kalau hasil dari penaklukan dan penjajahan Belanda tetap dipelihara bulat, kemudian dihadiahkan kepada bangsa Jawa, sebagaimana yang terjadi, maka tidak boleh tidak akan berdiri satu kerajaan penjajahan Jawa diatas tempat penjajahan Belanda. tetapi penjajahan itu, baik dilakukan oleh orang Belanda, Eropah yang berkulit putihm atau oleh orang Jawa, Asia yang berkulit sawo matang, tidaklah dapat diterima oleh bangsa Acheh, Sumatera.

"Penyerahan kedaulatan" yang tidak sah, illegal, yang telah dilakukan oleh penjajah lama, Belanda, kepada penjajah baru, Jawa, adalah satu penipuan dan kejahatan politik yang paling menyolok mata yang pernah dilakukan dalam abad ini: sipenjajah Belanda kabarnya konon sudah menyerahkan kedaulatan atas tanah air kita Acheh, Sumatera, kepada satu "bangsa baru" yang bernama "Indonesia". Tetapi "Indonesia" adalah kebohongan, penipuan, dan propaganda, topeng untuk menutup kolonialisme bangsa Jawa. Sejak mulai dunia terkembang, tidak pernah ada orang, apalagi bangsa, yang bernama demikian, di bagian dunia kita ini. Tidak ada bangsa yang bernama demikian di kepulauan Melayu ini menurut istilah ilmu bangsa (ethnology), ilmu bahasa (philology), ilmu asal budaya (cultural antropology), ilmu masyarakat (sociology) atau paham ilmiah yang lain, "Indonesia" hanya merek baru, dalam bahasa yang paling asing, yang tidak ada hubungan apa-apa dengan bahasa kita, sejarah kita, kebudayaan kita, atau kepentingan kita, "Indonesia" hanya merek baru, nama pura-pura baru, yang dianggap boleh oleh Belanda untuk menggantikan nama "Hindia Belanda" dalam usaha mempersatukan administrasi tanah-tanah rampasannya di dunia Melayu yang amat luas ini, sipenjajah Jawapun tahu dapat menggunakan nama ini untuk membenarkan mereka menjajah negeri orang di seberang lautan. Jika penjajahan Belanda adalah salah, maka penjajahan Jawa yang mutlak didasarkan atas penjajahan Jawa itu tidaklah menjadi benar. Dasar yang paling pokok dari hukum internasional mengatakan: "Ex Injuria Jus Non Oritur"- Hak tidak dapat berasal dari yang bukan hak, kebenaran tidak dapat berasal dari kesalahan, perbuatan legal tidak dapat berasal dari illegal.

Meskipun demikian, bangsa Jawa tetap mencoba menyambung penjajahan Belanda atas kita walaupun Belanda sendiri dan penjajah penjajah barat lainnya sudah mundur, sebab seluruh dunia mengecam penjajahan. Dalam masa tiga-puluh tahun belakangan ini kami bangsa Acheh, Sumatera, sudah mempersaksikan betapa negeri dan tanah air kami telah diperas habis-habisan oleh sipenjajah Jawa; mereka sudah mencuri harta kekayaan kami; mereka sudah merusakkan pencaharian kami; mereka sudah mengacau pendidikan anak kami; mereka sudah mengasingkan pemimpin-pemimpin kami; mereka sudah mengikat bangsa kami dengan rantai kezaliman, kekejaman, kemiskinan, dan tidak peduli: masa hidup bangsa kami pukul rata 34 tahun dan makin sehari makin kurang. Bandingkan ini dengan ukuran dunia yang 70 tahun dan makin sehari makin bertambah, sedangkan Acheh, Sumatera, mengeluarkan hasil setiap tahun bagi sipenjajah Indonesia-Jawa lebih 15 milyar dollar Amerika yang semuanya dipergunakan untuk kemakmuran pulau Jawa dan bangsa Jawa.

Kami, bangsa Acheh, Sumatera, tidaklah mempunyai perkara apa-apa dengan bangsa Jawa kalau mereka tetap tinggal di negeri mereka sendiri dan tidak datang menjajah kami, dan berlagak sebagai "Tuan" dalam rumah kami, mulai saat ini, kami mau menjadi tuan di rumah kami sendiri; hanya demikian hidup ini ada artinya, kami mau membuat hukum dan undang-undang kami sendiri; yang sebagai mana kami pandang baik; menjadi penjamin kebebasan dan kemerdekaan kami sendiri; yang mana kami lebih dari sanggup; menjadi sederajat dengan semua bangsa-bangsa di dunia; sebagaimana nenek moyang kami selalu demikian, dengan pendek: Menjadi berdaulat atas persada tanah air kampung kami sendiri.

Perjuangan kemerdekaan kami penuh keadilan, kami tidak menghendaki tanah bangsa lain- bukan sebagai bangsa Jawa datang merampas tanah kami, tanah kami telah dikaruniai Allah dengan kekayaan dan kemakmuran, kami berniat memberi bantuan untuk kesejahteraan manusia sedunia, kami mengharapkan pengakuan dari anggota masyarakat bangsa-bangsa yang baik, kami mengulurkan persahabatan kepada semua bangsa dan negara dari ke-empat penjuru bumi.

ATAS NAMA BANGSA ACHEH, SUMATERA, YANG BERDAULAT.

Tengku Hasan Muhammad Di TiroKetua, Angkatan Acheh, Sumatera Merdeka dan Wali Negara.

Acheh, Sumatera, 4 Desember 1976


panjang bgt y..mrgreen.Selain itu ada naskah proklamasinya papua pada 1Juli 1971..

PROKLAMASI

Kepada seluruh rakyat Papua, dari Numbai sampai ke Merauke, dari Sorong sampai ke Balim (Pegunungan Bintang) dan dari Biak sampai ke Pulau Adi.

Dengan pertolongan dan berkat Tuhan, kami memanfaatkan kesempatan ini untuk mengumumkan pada anda sekalian bahwa pada hari ini, 1 Juli 1971, tanah dan rakyat Papua telah diproklamasikan menjadi bebas dan merdeka (de facto dan de jure ).

Semoga Tuhan beserta kita, dan semoga dunia menjadi maklum, bah-wa merupakan kehendak yang sejati dari rakyat Papua untuk bebas dan merdeka di tanah air mereka sendiri dengan ini telah dipenuhi.

Victoria, 1 Juli 1971

Atas nama rakyat dan pemerintah Papua Barat,

Seth Jafet Rumkorem
(Brigadir-Jenderal)

dan yang terakhir proklamasi oleh RMS pada 25 April 1950..

SURAT PROCLAMASI

Memenuhi kemauan jang sungguh, tuntutan dan desakah rakjat Maluku Selatan, maka dengan ini kami proklamir KEMERDEKAAN MALUKU SELATAN, defacto de jure, jang berbentuk Republik, lepas dari pada segala perhubungan ketatanegaraan Negara Indonesia Timur dan R.I.S., beralasan N.I.T. sudah tidah sanggup mempertahankan kedudukannja sebagai Negara Bahagian selaras dengan peraturan2 Mutamar Den Pasar jang masih sjah berlaku, djuga sesuai dengan keputusan Dewan Maluku Selatan tertanggal 11 Maret 1947, sedang R.I.S. sudah bertindak bertentangan dengan keputusan2 K.M.B. dan Undang2 Dasarnja sendiri.

Ambon, 25 April 1950

PEMERINTAH MALUKU SELATAN


kurang lebih itu proklamasinya yang pernah ada di Indonesia,tentu saja yang diakui ada proklamasi oleh Soekarno/Hatta...smile

cuma share informasi aja,semoga bermanfaat..piss-ah

SchematicS 2008


. . .: SCHEMATICS :. . .
National Seminar of TeCHnology, Art Exhibition, National Logic CoMpetition, National Programming Contest, and Alumni Rendezvous of InformaTICS


Sebenernya apa si Schematics itu?Schematics merupakan rangakaian kegiatan,yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Computer-Informatika ITS Surabaya(HMTC) tempat dimana saya bernaung sekarang..sengihnampakgigi

Schematics itu sendiri terdidi dari berbagai kegiatan antara lain National Logic Competition(NLC),National Programming Contest(NPC) , National Seminar Technology(NST) dan satu lagi adalah Art Exhibition and Rendezvous with Alumni of Informatics (ReeVA).

NLC dan NPC adalah lomba logic dan programming yang khusus diadakan bagi temen2 yang masih duduk di bangku SMA. Untuk gambaran acara serupa tahun 2007 bisa dikunjungi disini. Perbedaan dari tahun yang lalu adalah adanya seleksi online, harapannya lebih banyak peserta yang bisa berpartisipasi dalam acara ini,amin..wink

Acara ini kalo boleh dibilang merupakan gawenya himpunan yang boleh dibilang lumayan gede,acara ini rencana bakalan diadakan sekitar bulan Oktober-November 2008

Moga-moga acara ini berjalan lancar,amin..smile



So...Don't Miss It.!!piss-ah


20 Mei 2008



Rayuan Pulau Kelapa
Ciptaan : Ismail Marzuki


Tanah airku Indonesia
Negeri elok amat kucinta
Tanah tumpah darahku yang mulia
Yang kupuja sepanjang masa

Tanah airku aman dan makmur
Pulau kelapa yang amat subur
Pulau melati pujaan bangsa
Sejak dulu kala

Reff:

Melambai lambai
Nyiur di pantai
Berbisik bisik
Raja Kelana

Memuja pulau
Nan indah permai
Tanah Airku
Indonesia


Sebuah lagu yang akhir-akhir ini sering saya dengar. Namun pada awalnya saya bahkan tidak mengetahui judulnya,wah saya ini payah emng biggrin...Terlepas dari itu,lagu ini memang mempunyai makna yang mendalam, Indonesia yang aman dan makmur...Yang sampai saat ini menurut saya,masih jauh dari isi lagu tersebut..smile

Tepat seratus tahun peringatan hari kebangkitan Indonesia diperingati hari ini,Selasa 20 Mei 2008(1908-2008). Banyak sekali acara yang diadakan guna memperingati hari kebangkitan nasional kali ini. Serentetan acara yg digalangkan oleh pemerintah Indonesia ataupun yang lain.Acara yang boleh dibilang bagus, paling tidak untuk memberi semangat persatuan dan nasionalisme di negeri yang sedang dilanda krisis kebangsaan ini...smile.Seharusnya ini menjadi semacam pemacu bagi bangsa yang besar ini agar tidak terus berlarut-larut dalam keterpurukan...

Banyak PR yang belum diselesaikan oleh bangsa ini,yang seharusnya menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara.

mudah-mudahan ini bukan hanya sebagai perayaan semata namun juga diiringi langkah nyata untuk mewujudkan impian kita bersama.

INDONESIA pasti bisa..!!!

maju terus Indonesiaku..!!lega




agree5

Lifescapes

random thoughts and passion of my life

About Me

My Photo
bhagas
sleep deprived person
View my complete profile

Blog Archive