Showing posts with label nulis aja. Show all posts
Showing posts with label nulis aja. Show all posts

Makanan Organik

Bahan makanan organik

Beberapa hari yang lalu saya memutuskan mampir di salah satu restoran cepat saji yang ada di pinggir jalan saat saya sedang melakukan perjalanan ke tempat teman saya. Pada saat memesan menu makanan, penjual makanan pun memberi tahu bahwa hanya tersedia nasi organik saja, saya bilang tidak masalah, kemudian memesan makan dan menghabiskannya karena memang sudah lapar sedari tadi. 

Hal iseng yang terlintas dikepala saya adalah hal yang diucapkan penjual tadi mengenai nasi organik, memang produk organik sudah lama dijadikan menu makanan di tempat satu ini dan sudah lewat masa hebohnya (*mungkin ) tapi tetap saja, bukannya nasi itu semua harusnya organik ya? jika kita melihat pengertian dari organik itu sendiri. Organik dalam pembuatan makanan itu sendiri tanpa mengandung pestisida dan bahan kimiawi pabrik lainnya. Berarti selama ini kita makan pestisida donk ?? *emang kenyataannya seperti itu, sayur,buah,daging dll saat ini hampir semuanya menggunakan pestisida dan berbagai macam bahan kimia. 

Kenapa gak sedari dulu ya ? Dan lucu jg jika kita memakan yang organik memakan biaya tambahan, padahal kan memang pembutannya tidak memerlukan berbagai macam hal sintetis yang menambah biaya, malahan harusnya lebih murah (*maunya haha) karena tidak menambahkan hal-hal kimia aneh tadi..Ya itu sekedar hal iseng yang terlintas di pikiran saya tanpa mengetahui alasan dibalik penambahan biaya tersebut. Yang pasti semua yg berbau cepat saji dan berbahan kimia memang tidak baik bagi tubuh. Banyak riset dan studi menyebutkan hal ini, anda bisa mencarinya di google kalaupun anda mau :)


Dari sinipun saya penasaran, bagaimana pembuatan segala macam makanan yang organik ini ? Ternyata memang segala hal yang berbau organik ini juga harus mendapat sertifikasi organik, dari cara pembuatan, bahan makanan hewan ternaknya misalnya, dan lingkungan tempat memproduksi makanan organik ini. Sertifikasi ini diberikan oleh Indonesian Organic Farming Inspection & Certification (Inofice) yang mengikuti standar dunia mengenai makanan organik. Makanan organik ini menjadi bisnis yang lumayan besar saat ini, dari MLM, ekspor impor sampai yang lain. 

Danau Toba



Sebuah posting yang boleh dibilang terlambat....masih seputar cerita saya dari perjalanan ke Medan beberapa waktu yang lalu. Tidak puas rasanya ketika bertugas di kota ini tidak jalan-jalan ke sebuah objek wisata yang sudah dikenal banyak orang, Danau Toba. Sebuah Danau yang sudah terkenal dengan keindahannya dan merupakan danau terbesar di dunia. 

Memakan waktu yang cukup lama jika kita akan menuju Danau Toba dari Medan, kurang lebih sekitar 5 jam perjalanan dari kota Medan. Kami mulai perjalanan sore hari dari kota Medan dan sampai di Danau Toba tengah malamnya. Sejenak jalan-jalan disekitar penginapan namun akhirnya, kami memutuskan untuk tidur dan bangun di pagi hari untuk melihat matahari terbit.


Keesokan paginya kamipun bergegas melihat matahari terbit. Jam 6 pagi kami sudah keluar dari kamar dan mencari posisi yang pas untuk melihatnya. Namun ternyata, tempat kami kurang strategis untuk melihat matahari terbit, kamiupun berpindah tempat agak lebih tinggi demi bisa melihat matahari terbit di Danau Toba. Padang rumput dan semak belukar pun kami lewati ketika sudah sampai di daerah yang agak lebih tinggi. Sebuah pemandangan yang luar biasa melihat matahari terbit dari tempat ini :)




sesaat sebelum matahari terbit


Toba dari bukit


Setelah beberapa saat berfoto diatas.kamipun turun untuk meikmati keindahan danau, dan saarapan pagi..sayang, kita tidak sempat berkunjung ke P. Samosir karena terbatasnya waktu, mungkin lain kali kalo ada waktu akan berkunjung ketempat ini lagi :)

Pada kunjungan selanjutnya..saya berniat mengunjungi Brastagi, namun ternyata jalan menuju sana baru saja longsor..apaboleh dikata memang belom berjodoh jalan2 di kota Medan lagi :D Semoga nantinya bisa berkunjung kembali.

Horas !!









Obrolan sana sini

Yang namanya sebuah pengalaman atau pelajaran baru memang bisa saja hadir dimana saja dan kapan saja.

Malam itu seperti biasa, saya mencari makanan disekitar komplek karena memang sedang malas untuk keluar lebih jauh. Setelah beberapa saat berputar-putar akhinya ada penjual sate yg memang sedang ada disitu. Ya akhirnya saya memesan sate untuk makan malam.


Sambil menunggu sate matang, kamipun ngobrol kesana kemari. Sampe akhirnya abang yg jual sate bilang "Mas, mahasiswa itu kok goblok-goblok ya?kok pikirannya kerja terus sama orang.." dari situ langsung dilanjut "..kok gak ada kepikiran mandiri?tiap lulus pengennya kerja di perusahaan,jadi pegawai atau yg lain.." setelah itu cak penjual sate bercerita bahwa dia dulu juga pernah kerja sama orang tapi dari situ dia cmn mengambil ilmunya saja. Dengan sedikit modal nekat akhirnya abang penjual sate tadi berani membuka sendiri usahanya dan diapun selalu berusaha bersyukur atas semuanya..

Itu tadi sedikit cerita saya dari penjual sate. Lain lagi ketika saya jogging pagi di stadion its. Hal yg biasa saya lakukan paling tidak 2-3 kali seminggu. Dimana saya banyak joging ditemani orang-orang yang sudah berumur (kemana anak mudanya??).

Setelah berputar-putar lintasan stadion, akhirnya saya pun istirahat. Karena masih ingin berada disana, maka saya pun berputar-putar dan akhirnya bertemu dengan salah seorang penjaga stadion yang baru saya lihat dan akhirnya kami ngobrol kesana kemari. Singkat cerita beliau mempunyai usaha berjualan apel tapi sedang ditinggalkanya dan akhirnya memilih untuk masuk menjadi pegawai di its karena menginginkan pendapatan yg stabil. Ada sedikit rasa kecewa kenapa usaha tersebut ditinggal tapi beliau berusaha untuk menjalankan usahanya lagi yang memang mempunyai profit lebih besar meskipun tidak stabil.

dari ngobrol ini saja paling tidak sudah memberikan pengalaman baru bagi saya. Seringkali memang kita terpaku untuk masuk ke perusahaan perusahaan besar dengan gaji yang lumayan dan boleh dibilang stabil. Tetapi pasti ada terlintas di pikiran kita untuk mempunyai usaha meskipun pada akhirnya hanya sebatas pemikiran saja. Dari obrolan tersebut saya merasa sedikit "tertampar" karena ketidakberanian saya dalam melakukan sesuatu. Kalau boleh dibilang kalah sama bapak-bapak yg saya ajak ngobrol diatas tadi. Paling tidak sebagai seseorang yang mengenyam pendidikan sedikit lebih tinggi harusnya lebih berani dalam melakukan sesuatu. Kita harus percaya bahwasanya kita bisa. Seperti kata-kata favorit di sebuah buku yang menjadi best seller
"Man Jadda Wa Jadda" yang artinya kurang lebih "barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkannya"


Kita pasti bisa kawan!

Children and War

At this age...they are not supposed to do this...






make peace..not war..

"Seksinya Kemiskinan"



Judul dari tulisan ini saya ambil dari kompas edisi 31 Mei 2009 yang menyorot tentang kemiskinan yang dijadikan komoditas penghasil uang yang marak terjadi akhir-akhir ini. Dari mulai sebagai bahan jualan politik sampai tayangan publik di televisi, bahkan dijadikan sebuah paket wisata untuk menarik wisatawan yang ingin melihat potret kemiskinan yang ada di Indonesia saat ini.

"Jakarta Hidden Area Tour" namanya. Sebuah paket wisata yang membutukan biaya dari 65 sampai 165 dollar AS. Peserta tour ini biasanya paling banyak berjumlah 4 orang.
"Kok ya ada model tour seperti ini ??" pikiran saya bertanya-tanya akan hal ini. Sang penggagas acara ini pun tentunya menuruti permintaan pasar yang boleh dibilang tinggi, utamanya dari turis mancanegara. Apakah tidak sungkan menawarkan sebuah program seperti ini? Kalo ditanya sungkan pasti jawabnya iya, tapi toh tetap saja dilakukan.

lalu apa reaksi "si miskin" terhadap hal ini??Ditanya seperti itu pastinya mereka jengkel akan perilaku ini, seperti yang saya baca dalam artikel tersebut. Tidak hanya paket wisata, seringkali mereka juga diambil gambarnya dan kemudian masuk menjadi potongan sebuah klip, film atau sekedar pameran yang tidak jarang menghasilkan keuntungan material bagi pembuatnya namun tidak bagi objek yang ada didalamnya.

Saya kaget dan tak percaya ketika pertama kali membaca artikel di koran tersebut. Kemiskinan begitu menariknya dijadikan objek oleh berbagai macam kalangan, dari mulai politikus sampai produser televisi. Menurut data Bappenas, angka kemiskinan tahun 2009 meningkat menjadi 33,7 juta jiwa atau sekitar 14% dari seluruh jumlah penduduk Indonesia. Ini tentu “dagangan” yang menggiurkan untuk menaikan perolehan suara. Maka ramai-ramai mengklaim menjadi parpol yang membela “wong cilik”, pro rakyat atau semacamnya. Dengan bahan kampanye yang selalu sama yaitu seakan-akan peduli kaum miskin dan banyak janji yang ditebar seolah memberi harapan baru bagi masyarakat.

Tak ubahnya seperti para politisi yang pandai beretorika, para produser pun menjadikan kemiskinan sebuah komoditi untuk diputar di televisi. Diputarlah otaknya mengemas sebuah acara yang mampu memperoleh rating yang mampu menarik animo masyarakat banyak. Lahirlah acara yang berseliweran di televisi saat ini, seperti
Minta Tolong, Bedah Rumah, Uang Kaget, Dibayar Lunas, Tukar Nasib, Pemberian Misterius, Tangan di Atas dan masih banyak lagi.

Terlepas dari efek acara tersebut bagi pemirsa dan dampak langsung bagi "si miskin" yang terlibat dalam acara, toh menurut saya acara tersebut kurang etis. Memanfaatkan kondisi ekonomi orang lain untuk meraih keuntungan. Lain lagi ketika keuntungan tersebut diberikan untuk berbagai kegiatan sosial, ataupun diberikan kepada yang berhak...memangnya ada??

Namun begitu setidaknya "si miskin" tadi mendapat sedikit manfaat dari acara tersebut, entah sembako atau barang-barang lainnya. Tapi tidak jarang hal tersebut kadang memberikan harapan semu kepada "si miskin" ketika ada kamera yang berkeliaran disekitar mereka, berharap itu adalah sebuah reality show yang bisa merubah hidup mereka seketika. Padahal ada hal yang lebih baik ketika mereka mau berusaha sendiri.

Semoga berbagai acara tadi dapat membuka mata kita dan pemegang kebijakan diatas sana untuk lebih memberikan langkah nyata dalam mengurangi kemiskinan yang ada di sekitar kita seperti tertuang dalam konstitusi kita bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Tentunya bukan kemiskinannya yang dipelihara agar terus dapat mengambil keuntungan dari acara-acara tadi, namun benar-benar membutuhakan langkah kongkret untuk mengentaskan kemiskinan di negeri ini.

Masalah eksploitasi kemiskinan ini tentunya hal yang sensitif di masyarakat. Etis atau tidak?? Apa ya pantes?? ketika hal tersebut dijadikan sarana pencari keuntungan....

Opening

kurang lebih selama lebih dari 4 bulan saya tidak menulis. Lega rasanya akhirnya bisa nulis di blog ini...


sedikit berbicara mengenai konsistensi, tidak mudah memang, apalagi bagi seseorang yg baru belajar menulis seperti saya. Keringnya ide, keengganan untuk menulis, sibuk dan banyak kegiatan selalu dijadikan kambing hitam oleh saya.

menulis memang bukan perkara instan, setidaknya hal itu terbukti dari pengalaman saya. Menulis merupakan sebuah proses terus menerus yang selalu kita asah disetiap tulisan kita. Yang kadang membutuhkan studi dulu atau bahkan asal ngomong seperti saya ini. Menulis mengajak kita untuk selalu berpikir dan peka terhadap lingkungan sekitar. Mengembangkan ide dan imajinasi sang penulis.

namun tidak menulis selama 4 bulan menurut saya terlalu berlebihan. Inilah kadang yang selalu membelenggu saya, inkonsistensi ide dan kreatifitas. Semoga saya tidak meninggal blog ini lagi dan bisa selalu dapat "wangsit" untuk menulis...


salam..!




facebook mania??


Facebook, sebuah situs yang diluncurkan oleh Mark Zuckerberg pada 4 Januari 2004 ini memang sudah mendunia. TIdak hanya sebagai situ jejaring sosial namun juga sebagai sarana usaha, mencari kerja bahkan untuk urusan kampanye seseorang atau golongan tertentu.

Pengguna situs ini pun beragam, dari orang tua, anak kecil, selebritis hingga politisi. Hampir setiap hari ribuan orang mengkases situs yang satu ini diseluruh dunia. Bahkan jika dibanding pendahulunya, yaitu friendster maka facebook boleh dibilang lebih populer dan banyak diakses oleh orang. Berikut ini adalah perbandingan antara friendster dengan facebook :


Pengguna dari Indonesia pun tidak mau kalah, setelah sempat booming dengan friendster maka sekarang giliran facebook. Situs ini mewabah di Indonesia, tua muda besar kecil pun memakai situs ini. Selain karena lebih menarik juga karena lebih ringan dibanding situs pendahulunya. Pengguna di Indonesia masuk top 10 dari jajaran pengakses situs ini.



traffic dari situs yg satu ini di Indonesia pun termauk cukup besar menempati urutan ke empat, dari berbagi situs yg sering diakses di Indonesia.



sekarang ini hampir setiap hari rasanya setiap orang yang memiliki akses internet membuka facebook, atau biasa disebut dengan facebook-ing termasuk saya dan teman-teman saya. Saya pun juga menemukan artikel di kompas tentang 10 tanda kecanduan facebook, yaitu

  1. Facebook telah menjadi homepage internet di komputer atau laptop Anda. (kalau yang ini saya tidak)
  2. Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman. (yang ini tidak juga)
  3. Daftar teman Anda sudah melebihi angka 500 orang dan setengahnya hampir tidak dikenal. (daftar teman saya memang lebih dari 500, tapi sekitar 80 persen lebih saya kenal)
  4. Bila sedang jauh dari komputer, Anda mencek facebook melalui BlackBerry, iPhone, atau ponsel pintar lainnya (ga segitunya juga)
  5. Rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari, meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.(tidak juga)
  6. Anda mengubah profile foto lebih dari 12 kali.(tidak, foto profile aj cuman punya dua)
  7. Anda membaca artikel ini sambil mencek facebook.(tidak)
  8. Anda membersihkan "wall" agar terlihat sudah lama tidak masuk ke fb. (buat apa coba??)
  9. Anda menjadi anggota lebih dari 10 grup dan merespons setiap undangan meski sebenarnya tak berminat.(saya memang menajdi anggota bnyk grup, cuman saya selalu memilah grup mana yang akan saya ikuti)
  10. Anda mengubah status hubungan hanya untuk meningkatkan popularitas di facebook. (ga pernah, pgnnya berubah statusnya cuman kok engga keturutan terus)
kalo berdasar acuan diatas, saya berarti bukan termasuk pecandu fb, menurut saya,untungnya...
tetapi memang situs-situs yang seperti ini yang mengakibatkan produktivitas kerja seseorang berkurang. Bahkan menurut studi di Inggris dan Australia menyebutkan bahwa adanya keterkaitan antara facebook dengan angka perceraian disana.(kok bisa itu lho..??)

segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik, tergantung dari diri kita sendiri untuk mengontrolnya. Pesan buat temen kampus, jgn keseringan maen pet society lho ya,hehe...

nah apakah anda termasuk pecandu facebook?? :D

Semarang kaline banjir..

hujan lebat yang melanda kota Semarang selama kurang lebih dua hari dari Sabtu(7 Februari 20009) hingga Minggu kemarin(8 Februari 2009) mengakibatkan kota saya yang satu ini lumpuh jalur darat maupun udara. Genangan air di kota lama membuat stasiun Tawang berhenti beroperasi, air dimana-mana. Bandar udara Ahmad Yani pun tak dapat digunakan, pantura pun putus. Banjir memang sudah mengakrabi kota ini sejak jaman dahulu kala, antisipasi dari pemerintah pun menjadi tanda tanya buat saya, terlepas dari faktor alam itu sendiri.

Semarang kaline banjir, jo sumelang yen dipikir....Sepenggal lagu lantunan waljinah yang sering terdengar sejak dulu. Ya, semarang sebuah kota di pantai pesisir utara pulau jawa sejak jaman penjajahan dulu memang sudah terkenal bajirnya. Saya pun juga sudah sering dengan keadaan yg satu ini. Jadi singkat cerita rencananya kemarin minggu ini saya rencana balik ke Surabaya naek kereta, tapi karena stasiun tawang banjir,kereta delay akhrnya saya cancel, untuk membatalkan tiket tersebut saya harus kestasiun, alhasil saya dan bapak saya naek becak ke stasiun...uda lama jg ga naek becak bareng bapak..

beberapa foto pada saat naik becak ke stasiun tawang, maap gambarnya burem soalnya cuma pake kamera hape seadanya...

Stasiun Tawang

di dalam stasiun

Kantor pos besar kota Semarang

Polder Tawang

Itulah sedikit gambar yang sempat-sempatnya saya ambil pada saat hujan dan banjir kemaren, kurang kerjaan memang...:D

dan ini gambar Semarang pada saat jaman belanda dahulu, tetap dengan banjirnya..

ayo kapan ini banjir bisa ditanggulangi, kalo gini terus bisa ilang Semarang..

permen..??!


Postingan di tahun yang baru...!:D

Tengah bulan tiba, stok kebutuhan sehari-hari di kos pun sudah mulai habis, akhirnya saya memutuskan untuk membeli lagi kerperluan saya di sebuah swalayan di dekat kampus. Setelah beberapa saat memilih-milih barang belanjaan, saya pun membayar barang-barang tersebut di kasir. Tak berapa lama setelah menghitung jumlah yang harus saya bayar, si penjaga kasir memberikan uang kembalian saya bayarkan plus bonus sebuah permen. Saya pun berlalu dari swalayan tersebut menuku kos saya.

Dalam perjalanan sambil menikmati permen yang tadi saya dapat dari kasir, tiba- tiba kepikiran sesuatu. Perasaan setiap saya membeli sesuatu dan kembaliannya sertaus,dua ratus ataupun tiga ratus rupiah, seringkali ditukar dengan permen. Dan permen inipun biasanya memang sudah disediakan di mesin kasir tersebut, berarti memang hal seperti ini sering terjadi dan dibiasakan.

Setelah sampai di kos, saya pun iseng mencari-cari artikel seputar hal ini di internet, dan ternyata banyak juga yang mengalami hal serupa. "Kita kan bayarnya pakai uang, bukan permen..!!", kurang lebih seperti itu penggalaman kalimat di salah satu artikel tersebut. Kekesalan ibu ini pun sudah dilaporkan ke pihak customer service dan dimasukkan kedalam surat pembaca, namun tidak ada tanggapan yang berarti. Sudah menjadi kebiasaan ternyata di beberapa swalayan di negeri ini, menjadikan permen sebagai alat tukar seperti jaman dulu saja.

Apa iya pihak swalayan/toko tersebut tidak bisa menyediakan uang receh untuk kembalian?Bukannya apa-apa, namun kok seperti sudah menjadi kebiasaan bahwa kembalian yang tidak terlalu banyak, bisa diganti dengan permen?sejak kapan permen menjadi alat tukar di negeri ini?Kalau memang iya, besok-besok saya akan mengumpulkan permen tersebut dan membawanya ke swalayan ketika saya akan membeli barang-barang saya,hehe..:D

Pak BeYe


Beberapa waktu yang lalu ada sebuah berita yang menyebutkan bahwa pak Presiden kita, pak BeYe memperdengarkan lagu ciptaanya yng kalau tidak salah berjudul “Budi Temanku” di hadapan sekitar 4.500 penyuluh pertanian di kebun raya cibodas, cianjur, jawa barat, minggu (30/11). lagu itu bertutur tentang teman pak beye yang urung datang ke kota dan memilih menjadi petani dan ternyata bisa hidup sukses serta sejahtera. budi ini mungkin tokoh rekaan belaka karena sulit menemukan petani yang hidup sukses dan sejahtera di desa-desa di indonesia.

Memang boleh dibilang termasuk berita lawas, tetapi setelah diamati pak BeYe ini termasuk aktif mencipta lagu dan menyanyi pula. Jadi teringat pada saat dulu pak BeYe menyanyikan lagu “Pelangi di Matamu” milik grup musik Jamrud pada salah satu pagelaran acara di televisi. Sejak awal sebelum beliau terpilih sebagai presiden memang sudah hobi bernyanyi, terlepas dari apakah pada saat tersebut merupakan sarana kampanye beliau atau tidak. Namun nyatanya hingga saat ini pun presiden kita yang satu ini tetap gemar bernyanyi.

Karena memang sudah hobi pak BeYe untuk mencipta lagu dan bernyanyi maka tidak heran pada tahun 2007 yang lalu beliau mengeluarkan sebuah album yang berjudul “Rinduku Padamu” yang berisikan Sembilan lagu. Sembilan buah lagu dalam album bersampul biru itu yaitu rinduku padamu, kasih akupun rindu, mentari bersinar, kawan, dendang di malam purnama, mengarungi keberkahan tuhan, hening, kuasa tuhan, dan selamat berjuang. Di tengah kesibukannya sebagai presiden, beliau masih sempet mengeluarkan sebuah album. Salutt…semoga hal ini tidak mempengaruhi kinerja beliau sebagaii presiden.

Satu album mungkin dirasa kurang oleh beliau, maka pada tahun 2008 ini beliau mengeluarkan sebuah album lagi dengan judul “Majulah Negeriku” yang berisi sebelas lagu di mana lima di antaranya lagu baru yaitu: ku yakin sampai di sana, untukmu anak manis, gotong royong mbangun negoro, dan majulah negeriku. lagu rinduku padamu di album kedua ini dialihbahasakan ke bahasa inggris menjadi longing my love.

Album pak BeYe mungkin tidak sepopuler album grup band ungu, dmassiv ataupun yang lainnya. Tapi ketika anda berada di istana, lagu-lagu beliau sering diputar bahkan dinyanyikan oleh berbagai macam artis penyanyi, termasuk elfa’s singer yang namanya sudah tidak asing lagi ditelinga kita.

Pak BeYe selain mengeluarkan album juga mengeluarkan lagu tematis(single). Untuk menyambut peringatan 100 tahun kebangkitan nasional yang lalu pak BeYe juga mencipta lagu yang berjudul “Lorong Berujung”. grup musik kangen band didaulat untuk menyanyikan lagu sendu tersebut. Lagu yang berisi ajakan bersatu dalam segala kondisi, ditengah transisi yang panjang, ada harapan di ujung lorong.

Saat Indonesia menjadi tuan rumah UNFCCC, sebuah konferensi internasional yang membahas perubahan iklim global di Bali, pak BeYe juga menyumbangkan lagu dalam album khusus berjudul save our planet. Lagu yang diharapkan menjadi lagu tema UNFCCC itu dinyanyikan oleh elfa’s singer.

Ditengah kesibukan beliau yang luar biasa, pelarian beliau jika sedang penat kalau boleh saya bilang cukup positif. Seperti penuturan beliau kepada wartawati pada akhir tahun 2007, pak BeYe mengemukakan, bernyanyi dan mencipta lagu adalah satu-satunya pelariannya. karena itu, makin menekan rutinitas dengan pelik dan ruwetnya permasalahan yang dibawanya, makin kerap pelarian itu dicari. akibatnya, makin banyak pula lagu yang diciptakan pak BeYe.

Sampai sekarang pak BeYe sudah menciptakan lebih dari 20 judul lagu dalam 2 tahun. Hal yang mungkin bisa membuat musisipun terheran-heran karena banyaknya lagu yang beliau ciptakan. Pak BeYe juga seorang manusia biasa seperti kita pada umumnya yang dikala penat atau jenuh membutuhkan sebuah pelarian untuk menyegarkan kembali pemikiran kita. Asalkan hal tersebut positif dan tidak menggangu tugas utama sebagai seorang presiden, tidak masalah menurut saya. Mungkin dikala pensiun nanti beliau memutuskan jadi seorang penyanyi atau penyair dan bias kita lihat lagu dan video klipnya di televisi nanti..…:D

*diolah dari berbagai macam sumber

NB: saya bukan simpatisan pak BeYe lho ya..…:D

Sekedar asal ngomong.....

Lama sekali saya tidak membuat sebuah tulisan. Kali inipun hanya sebuah tulisan singkat yang entah isinya seperti apa. Sekedar ungkapan rasa penat dan jengah melihat maraknya berita yang “nyeleneh” dan itu-itu saja.

Ngomong lagi masalah pemuda. 80 tahun Sumpah Pemuda ternyata dimaknai secara “beda” oleh para pemuda di negeri ini. Setidaknya hal tersebut tergambar dari kejadian baru-baru ini. Sejumlah siswa yang harusnya belajar menuntut ilmu nyata-nyatanya malah terlibat aksi tawuran. Baku hantam menjadi hal yang biasa di kalangan pelajar negeri ini. Terkadang hanya untuk masalah sepele pun diselesaikan dengan kepalan tangan dan lemaparan batu. Inikah gambaran generasi penerus bangsa selanjutnya?

Tidak hanya berhenti di pelajar sma saja yang biasanya kerap melakukan tawuran, kejadian inipun merembet ke adek kelasnya, pelajar smp pun tak mau kalah dengan kakak kelasnya untuk ribut unjuk kebolehan. Terkadang tidak hanya bermodal kepalan tangan, tongkat, samurai atau yang lain pun terkadang dibawa.

Mungkin karena sudah bosan ribut dan saling baku hantam, para generasi muda pun sekarang melakukan hal lain yang semakin canggih dengan membuat video rekaman hal-hal yang tidak semestinya dilakukan. Hanya untuk sekedar senang-senang ataupun pamer kepada teman-temannya. Pelajar smp, sma maupun mahasiswa kerap kali kedapatan melakukan hal ini. Tidak terkecuali ditempat saya terkena imbas era globalisasi ini. Kadang-kadang malah seperti kebebasan yang kelewat batas.

Kok bisa seperti itu ya?
Lalu apa yang harus kita lakukan..?

Tidak ada salahnya kita berpikir sejenak dan mencoba introspeksi diri sambil mencari solusi…..

Sumpah Pemuda dan Mahasiswa



Pemuda dalam siklus hidup seorang manusia merupakan sebuah masa dimana seseorang mengeksplorasi dirinya. Semangat yang menggebu-gebu dan tekad yang membara identik dengan seorang pemuda. Itulah gambaran seorang pemuda. Sebagai aktor sosial perubahan, pemuda bukan saja menyandang status sebagai pemimpin masa depan, tetapi juga sebagai tulang punggung bangsa dalam mengisi pembangunan.

Jika berbicara mengenai pemuda, tentu erat kaitannya dengan perkembangan sejarah bangsa Indonesia. Generasi pemuda Indonesia selalu memberikan warna tersendiri bagi perjalanan bangsa ini. Goresan sejarah bangsa Indonesia tidak akan pernah luput dari lembaran sejarah kepemudaanya (Benedict Anderson, 1990). Pada tahun 1928, para pemuda Indonesia dari beragam latar belakang suku, agama dan bahasa membulatkan tekad demi menggalang persatuan bangsa guna berjuang melawan penindasan kaum kolonialis. Sejak saat itu pula, setiap tanggal 28 Oktober kita memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Sedikit menengok sejarah, terjadinya Sumpah Pemuda pada waktu itupun tercipta melalui sejarah yang panjang pula. Atas inisiatif dari PPI(Perhimpunan Pelajar Indonesia) yang beranggotakan pelajar-pelajar dari seluruh Indonesia, diselenggarakanlah rapat akbar para pemuda yang dihadiri oleh wakil-wakil organisasi pemuda, seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, dan masih banyak lagi. Rapat tersebut akhirnya mencetuskan tiga butir poin penting,yaitu

· PERTAMA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia.

· KEDOEA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia.

· KETIGA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.

Tiga poin penting itulah yang menjadi isi Sumpah Pemuda. Pemuda saat itu yang mungkin sekarang lazim disebut sebagai mahasiswa memberikan sejarah baru bagi pergerakan di Indonesia. Delapan Puluh tahun sudah Sumpah Pemuda tersebut telah diikrarkan. Sebuah umur yang cukup tua jika dibandingkan dengan umur seorang manusia.

Tuanya umur tidak selalu berbanding lurus dengan semangat yang ditunjukkan oleh para pemudanya. Semangat persatuan yang dulu diusung sedikit banyak sudah terkikis saat ini, ambil contoh kasus tawuran antar mahasiswa beberapa waktu yang lalu. Sesama mahasiswa yang seharusnya memiliki intelektualitas tinggi ternyata saling baku hantam satu sama lain. Anarkisme dan perilaku destruktif tersebut tentunya sangat bertentangan dengan semangat dan jiwa Sumpah Pemuda.

Keadaan yang berbeda ketika melihat wajah sebagian pemuda yang lain. Medali dan penghargaan kelas Internasional berhasil diraih, demi mengharumkan nama bangsa. Sebuah prestasi yang tidak boleh dipandang sebelah mata tentunya. Berbagai macam karya aplikatif berhasil ditemukan untuk digunakan bersama. Bangga diri ini jika bisa berbuat sesuatu untuk negeri.

Sebuah pertanyaan muncul, mau kemanakah kita? Seorang pemuda dan mahasiswa tentunya. Ingin terus terlena dalam indahnya dunia ataukah membuka mata kita akan kenyataan yang ada di negeri ini? Jawabannya kembali ke masing-masing pribadi anda, diam atau beraksi untuk negeri ini apapun bentuknya. Berlomba-lomba mencatatkan nama dalam sejarah emas bangsa Indonesia. Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Musuh kita saat ini bukanlah bule-bule pada zaman penjajahan dahulu kala, akan tetapi sifat negatif dari diri kita sendiri yang tatkala keluar bisa membuyarkan impian kita. Selamat hari Sumpah Pemuda yang ke 80, semoga ini bukan seremonia romantisme sejarah saja karena tahun ini pula dihelatperingatan 100 tahun Kebangkitan Nasional, mari kita aktualisasikan semangat dan jiwa Sumpah Pemuda untuk membangun bangsa ini menjadi bangsa yang unggul dan maju, mampu berdiri kokoh di atas pentas dunia.

Salam Sumpah Pemuda ..!!Maju terus Indonesia..!!


*photo by : boobeeh@deviantart.com

Happy IeD 1429 H..!


lebaran kali ini di Indonesia mungkin terasa berbeda, karena banyak dari kita yang melaksanakannya secara bersamaan yaitu tanggal 1 Oktober 2008, esok hari ini.Untuk itu saya mengucapkan :


Minal Aidzin wal Faidzin
mohon maaf lahir dan batin

semoga lebaran ini menjadikan kita insan yg lebih baik..amin :)

MALING..!!!???



Kejadian kemalingan ataupun kehilangan sesuatu mulai menjadi hal yang biasa didengar di lingkungan kampusku. Seringkali terdengar berita seseorang kehilangan sepeda motor, handphone, laptop bahkan shockbreaker pun diembat oleh maling. Sudah gila memang dunia…

Pencurian dikampusku semakin lama semakin menjadi-jadi,seperti kisah beberapa waktu lalu dijurusan saya laptop kajur saya hilang digondol orang padahal laptop tersebut terletak dikantornya,nah lo?pada bingung kn? Saya sendiri juga takjub dengan hal itu,dan ini tidak terjadi sekali,laptop yang biasa di lab pun turut raib diambil si maling. Dan anehnya bisa beruturut-turut dan tidak tahu situasi,seperti kejadian beberapa saat lalu dimana ada orang yang nekat mengambil laptop yang ada didalam mobil dengan memecahkan kaca jendela mobil,pemilik mobil ada didekat daerah itu,alhasil babak belur si maling kena bogem warga sekitar.

Satuan Keamanan Kampus yang jumlahnya tidak seberapa dengan luas kampus ini pun dibuat kewalahan dengan ulah para pencuri yang sering beraksi dilingkungan kampus. Seringkali terdengar kabar kehilangan motor, bahkan ada yang kehilangan ditempat parkir sekalipun!

Inilah potret kenekatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya meskipun memang caranya tidak bisa dibenarkan. Sangat meresahkan memang, hampir setiap hari ada berita kehilangan. Untuk itu perlu adanya kesadaran dari setiap civitas kampus untuk menjaga dan menempatkan sesuatu ditempatnya. Tidak bisa mengandalakan bapak dan mas-mas berseragam biru bertuliskan SKK di bajunya. Dan saya pun hanya bisa berharap semoga si pencuri sadar akan dosa yang dilakukannya…:D

Mumpung bulan puasa…:D

Ramadhan itu...

Sudah beberapa hari ini kita menjalani bulan Ramadhan. Alhamdulillah masih diberi nikmat bertemu dengan bulan yang penuh rahmat ini. Bagi orang yang beragama Islam tentunya bulan puasa ini adalah bulan yang ditunggu-tunggu. Dari yang tua maupun yang muda semua menjalankannya.

Pengalaman unik dan lucu sering kita jumpai pada saat menjalankan bulan puasa ini. Jadi teringat dimasa kecil saya saat masi duduk dibangku TK dan SD dimana saya masi belajar berpuasa. Seringkali saya curi-curi waktu puasa padahal cuman setengah hari. Jadi setelah pulang sekolah di siang hari, langsung meluncur ke rumah buat berbuka. Jam belum menunjukkan pukul 12 siang tapi sudah ada es dan makanan yang menggoda di meja. Karena rumah kosong saya akhirnya “icip-icip” juga. Tidak terasa ternyata ada yang memperhatikan dari belakang dan memanggil nama saya. Y itu ibu saya,yang memarahi kelakuan saya itu. Dengan tampang memelas saya minta maaf atas kejadian itu dan berjanji tidak mengulanginya. Ya tapi namanya anak-anak,saat itu saya masi sering curi-curi kesempatan jg ;)

Sampai sekarangpun saya masi sering mengalami kejadian unik dan lucu di bulan puasa. Cuman sekarang tidak seperti dulu lagi. Dari pengalaman kehabisan makanan pada saat saur sampe kehabisan makanan gratis pada saat berbuka*maunya gratis melulu ni :D

Ramadhan memang memberikan kesan bagi kita semua. Karena di bulan inilah Allah swt melimpahkan rahmat dan hidayahNya. Semoga kita memperoleh kemenangan yang indah di hari kemenangan nanti…

Selama Menunaikan Ibadah Puasa...:)

Lifescapes

random thoughts and passion of my life

About Me

My Photo
bhagas
sleep deprived person
View my complete profile

Blog Archive